Alga merupakan protista yang perilaku kehidupannya mirip dengan tumbuhan, bisa dibilang Proto-Plantae (embahnya tumbuhan). Karena mirip tumbuhan, protista ini mampu berfotosintesis (Chlorophyta).
Hanya saja karena perilaku kehidupannya sederhana dan ketatnya Persaingan Di luar sana, dia banyak hidup menempel di permukaan daun.
Sebenarnya alga ini tidak mengambil makanan dari daun. Namun karena menempel di daun, maka proses fotosintesi tanaman inang akan terganggu. Kasusnya akan berbeda jika alga ini menempel pada batang, atau cabang, alga akan mengambil air di kulit batang, akibatnya bayang bisa mati kering, mengelupas, dan retak retak. Akibatnya cabang atau batang (muda) tersebut bisa mati mengering.
Alga cepat tumbuh subur di permukaan daun yang terpapar cahaya matahari langsung, dan mendapatkan cukup kelembaban untuk proses hidupnya. Jika pengamatannya kurang jeli, maka kita bisa salah menilai apakah itu Alga, jamur atau gejala defisiensi?
Sekilas penyakit alga mirip :
1. Gejala defisiensi kalium dan magnesium, = Lesi (Tanda Abnormal) berwarna oranye
2. Mirip serangan karat jamur (Helminthosporium) = bintik bintik coklat
Oleh karena itu perlu adanya sistem deteksi dini penyakit ini, Beberapa diantaranya :
1. Drainase, mencegah waterlogged
2. Mencegah defisiensi Kalium dan Kalsium
3. Prunning, mengurangi kerapatan daun negatif dan memperlancar sirkulasi udara sehingga daun cepat mengering,
4. Weeding, bersihkan piringan = beberapa gulma mudah menjadi inang seperti Babadotan (Ageratum), Badotan Lalaki (Synedrella), Harendong / karamunting (melastoma), pisang liar, dll
PENTING
Karena sekilas mirip gejala defisiensi pupuk dan jamur, maka jangan heran ketika spray fungisida biasa (selain tembaga) atau pupuk tidak berefek terhadap kematian alga ini.
Berdasarkan literatur, alga ini hanya dikendalikan menggunaka Tembaga Hidroksida. Dan Tembaga Hidroksida ini bisa dihasilkan dari pembuatan Bubur Bordoeaux.
Namun, mengingat ada efek negatif bubur bordoeaux terhadap daun dan cabang muda, lebih baik gunakan Fungisida yang berbahan Tembaga Hidroksida, Cu (OH)2
Merk-nya banyak sekali,
Perlu diingat, karena fungsida ini bersifat basa, maka sebaiknya diaplikasikan Single. Karena sebagian besar fungisida bersifat Asam
Hama dan Penyakit Tanaman Durian, Mangga, Kelengkeng, Rambutan, Kelapa Sawit, Kelapa, karet dll
Pengendalian Alga
Alasan mengapa kemarin saya share metode pembuatan bubur bordoeaux.
Dalam Taksonomi 5 kingdom, Protista dibagi menjadi 3 :
1. Protista mirip tumbuhan = Alga
2. Protista mirip namur = Oomicetes
3. Protista mirip hewan = Protozoa





