Penyakit Tanaman Padi

Penyakit itu berasal dari kata Sakit, artinya tidak sehat. Tidak sehat salah satunya disebabkan oleh daya tahan tubuh yang lemah, Kurangnya daya tahan tubuh tanaman disebabkan oleh : 1. Defisiensi Air dan Hara (Kelaparan) 2. Kompetisi Ruang dan Cahaya 3. Cekaman kimia (pH, Salinitas) 4. Paparan Pestisida 5. Faktor teknis (Pemangkasan, Pembumbunan, dll) 6. Kebanyakan Pupuk dan Air

Lemahnya sistem daya tahan tubuh akan mempermudah masuknya penyakit, salah satunya Jamur. Spora jamur akan mudah sekali masuk pada dinding sel yang lemah.
Dinding sel yang tipis dan lemah ini disebabkan oleh :
1. Etiolasi, jarak tanam terlalu rapat
2. Terlalu banyak aplikasi nitrogen dan phospor tanpa dibarengi Kalium dan Kalsium
3. Defisiensi Calsium (Ca), Kalium (K), Zink (Zn) dan Mangan (Mn)
Kecenderungan petani adalah Tanggap pada saat ada serangan penyakit.
Padahal serangan penyakit tersebut bisa diminimalisir dengan meningkatkan daya tahan tubuh, yaitu di PEMUPUKAN.
Pemupukan yang benar akan meminimalisir serangan penyakit, karena daya tahan tubuh meningkat,
Aplikasi Pupuk Kalsium (Ca) akan mempertebal dinding sel.
Dinding sel adalah pertahanan pertama serangan penyakit,
Berdasarkan List penyakit pada padi di bawah ini, semuanya berasal dari golongan Jamur Sejati, jika ada pengalaman dari Oomicetes mohon ditambahkan.
Berikut saya sampaikan list Fungisida yang kuat untuk mengendalikan Penyakit Tanaman Padi.
Golongan Triazol dan Imidazol termasuk fungisida yang kuat dengan resiko menengah terhadap resistensi jamur ascomicota dan basidiomicota

Share this story: